GERINDRA

Novita Wijayanti “Negara Harus Bisa Ciptakan Rasa Aman”

Foto Ibu Hj Novita Wijayanti SE., MM

JAKARTA, suaramerdeka.com- Kasus kekerasan dan penganiayaan terhadap tokoh agama kembali terulang. Peristiwa tersebut dinilai akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ketua DPP Partai Gerindra Novita Wiijayanti mengatakan, negara bersama aparaturnya harus mampu menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Dia menilai, peristiwa kekerasan yang terjadi berulang bisa jadi akan menimbulkan rasa saling curiga di tengah masyarakat.

”Rasa saling curiga, bisa jadi benih perpecahan. Karena itu kasus ini harus segera diselesaikan,” kata Novita, Selasa (20/2).

Anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Tengah ini juga berpendapat, pihak kepolisian belum serius mengungkap pelaku dan dalang sesungguhnya peristiwa ini. Padahal jika terungkap, bisa mencegah peristiwa tersebut terulang. ”Bagaimana peristiwa beruntun di sejumlah wilayah pelaku penganiayaan dilakukan orang gila,” kata Novita.

Dalam beberapa pekan terakhir sudah terjadi empat kali penyerangan terhadap tokoh agama. Yang pertama adalah penganiayaan terhadap pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Umar Basri (Mama Santiong) yang diserang usai salat subuh pada 27 Januari 2018 lalu.

Selang beberapa hari kemudian, Komando Brigade PP Persis Ustaz Prawoto juga dianiaya pada 1 Februari lalu di Bandung. Nahas, Ustaz Prawoto akhirnya meninggal dunia.

Sedangkan di Biksu Mulyanto Nurhalim asal Desa Babat, Tangerang, Banten menghadapi persekusi warga. Pada Sabtu lalu (10/2), Nurhalim dipaksa menandatangani surat perjanjian supaya tak menggelar kegiatan peribadatan di desanya sendiri.

Terjadi juga penyerangan di Gereja St Lidwina, Gamping, Sleman, Yogyakarta. Pelaku bernama Suliyono asal Banyuwangi, menyerang para jemaah dan pastor gereja dengan pedang. Terakhir menimpa KH Hakam Mubarok, pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem Paciran, Lamongan, Jawa Timur yang diserang orang tak dikenal.

Dalam kesempatan itu, Novita juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap menjaga persatuan. Masyarakat juga diminta tidak main hakim sendiri.

”Semua elemen masyarakat harus bisa saling menjaga. Dan segera melapor ke petugas jika ada hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar,” kata politisi asal Cilacap ini.

(Mahendra Bungalan /SMNetwork /CN19 )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *